Senin,28 Maret 2016,pemburuan Gmail itu nantinya akan menampikan peringatan satu layar penuh apabila ada peretas pemerintah yang akan menyusup ke akun Gmail.

"Hari ini kami meluncurkan pembaruan.Peringatan ke pengguna akan terpampang satu halaman penuh di layar ponsel pengguna anda agar Gmail tetap aman.Mereka mungkin baru melihat peringatan ini,bukan seperti yang sudah ada,'"ujar Gmail Security Engineering Lead,Nicolas Lidzborki dan Jigsaw Engineer,Jonathan Pevarnek dalam Blog sekuriti Google.
Sebelumnya,pengguna Gmail hanya diberitahu adanya serangan pada akunya menampilkan tulisan peringatan.Tulisan itu muncul satu baris di bagian atas.
"Kami percaya serangan penyusupan(pencuri data pengguna)yang disponsori pemerintah lebih bisa berkompromi pada akun atau Komputer anda"ujarnya.
RT menyabutkan,akun Gmail dari kalangan aktivis,wartawan,dan para pembuat kebijakan memungkinkan untuk jadi incaran korban serangan siber yang diprakarsai pemerintah.Namun,kata Google,hanya 0.1persen yang menjadi korban dari upaya tersubut.
Bulan lalu,Google sempat memberitahu bahwa pengguna Gmail tidak dienkripsi dalam pengiriman dan penerimaan surat elekronik.Artinya,komunikasi di internet tersebut bisa saja dicuri oleh pihak ketiga,kapan saja dengan mudah.
Sebuah ikon kunci merah rusak akan muncul di halaman penggunanya apabila pesan tidak ternkripsi.Pihak perusahaan mengukapkan tengah peningkatan email terenkripsi sekitar 25 persen dari total penggunanya.
Chief Executive (CEO) Google,sundar pichai,mengatakan peningkatan keamanan pada layananya,salah satu Gmail,merupakan buntut dari kasus Apple dan FBI.Pemerintah menginginkan memasuki keamanan Iphone.Hal itu jelas akan berdampak signifikan kepada data data pelanggan Apple,jika FBI benar benar diberi keleluasaan untuk masuk dan melihatnya dengan bebas.
"Banyak dari Iphone pengguna merupakan perpanjangan dari mereka sendiri.Kami tidak berharap untuk berada di posisi (sama dengan Apple),bertentangan dengan pemerintah tapi kami memiliki tanggungjawab untuk melindungi data dan privasi anda.Kami berutang kepada pelanggan kami dan kami berutang kepada negara kami"jelas Pichai.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar